Setiap jamaah Umrah pasti menginginkan buah tangan terbaik untuk keluarga di Tanah Air. Dari sekian banyak pilihan oleh-oleh, air suci dari Makkah selalu menjadi prioritas utama. Namun, banyak jamaah pemula yang belum memahami aturan membawa air Zamzam secara resmi saat penerbangan pulang.
Akibatnya, tidak sedikit jamaah yang harus merelakan koper mereka dibongkar paksa oleh pihak maskapai. Oleh karena itu, sebelum Anda berbelanja botol-botol tambahan di pasar Makkah, mari kita membedah empat regulasi ketat yang wajib Anda patuhi agar perjalanan pulang Anda berjalan lancar.
1. Aturan Membawa Air Zamzam: Haram Masuk Koper Bagasi
Pertama-tama, kesalahan paling fatal yang sering terjadi adalah jamaah diam-diam memasukkan botol air ke dalam koper bagasi besar. Padahal, otoritas penerbangan sipil internasional secara tegas melarang praktik tersebut.
Alasannya, tekanan udara di dalam lambung kargo pesawat sangat rentan membuat botol plastik meledak atau bocor. Jika cairan tersebut merembes dan mengenai kabel kelistrikan pesawat, hal itu bisa menyebabkan korsleting fatal. Maka dari itu, jangan pernah mencoba mengelabui mesin pemindai sinar-X di bandara!
2. Jatah Resmi Lima Liter Per Jamaah
Selanjutnya, Anda tidak perlu khawatir akan pulang dengan tangan kosong. Sebab, setiap jamaah Umrah yang memiliki paspor dan visa resmi secara otomatis akan mendapatkan jatah air Zamzam gratis dari pemerintah Arab Saudi.
Biasanya, setiap jamaah berhak Membawa pulang satu galon berukuran lima liter. Menariknya, kemasan galon ini sudah dirancang secara khusus menggunakan kotak kardus tebal dan segel plastik pelindung, sehingga sangat aman untuk masuk ke dalam kompartemen kargo pesawat.
3. Proses Pengambilan Dilakukan di Bandara Kepulangan
Lebih lanjut, Anda tidak perlu repot-repot menggotong galon lima liter tersebut dari Makkah atau Madinah. Berdasarkan aturan membawa air Zamzam yang terbaru, proses pendistribusian air suci ini langsung dilakukan di area terminal keberangkatan bandara.
Saat Anda tiba di Bandara King Abdulaziz Jeddah atau Bandara Pangeran Mohammad bin Abdulaziz Madinah, pihak travel akan mengurus pengambilan galon tersebut. Setelah itu, petugas maskapai akan langsung memasukkan galon-galon resmi itu ke dalam pesawat bersama bagasi rombongan Anda.
4. Jangan Tergiur Membeli Botol Selundupan
Terakhir, Anda mungkin sering melihat pedagang kaki lima di sekitar hotel yang menawarkan jerigen air Zamzam berukuran kecil. Meskipun harganya murah, Anda sebaiknya tidak tergiur untuk membelinya jika berniat membawanya ke kabin pesawat.
Faktanya, petugas keamanan bandara (Aviation Security) sangat jeli dalam memeriksa tas selempang atau tas kabin jamaah. Jika mereka menemukan botol cairan lebih dari 100 mililiter, mereka pasti akan menyita dan membuangnya ke tempat sampah tanpa kompromi.
Taati Aturan, Hati Menjadi Tenang
Pada dasarnya, seluruh regulasi ketat ini bertujuan murni demi menjaga keselamatan penerbangan Anda sendiri. Jika Anda sudah Menaati prosedur resmi yang ada, Anda bisa duduk santai di pesawat tanpa takut koper Anda bermasalah.
Bagi Anda yang sudah merindukan kesegaran air Zamzam langsung dari sumbernya, ini adalah waktu yang tepat untuk merencanakan perjalanan suci Anda. Pastikan Anda mendaftar program Umrah akhir tahun bersama kami untuk mendapatkan pelayanan dan bimbingan ibadah yang terbaik!

