Memasuki Hari Tasyrik, lautan jutaan manusia dari berbagai belahan dunia akan berkumpul di satu titik, yaitu area Jamarat di Mina. Pada fase ini, seluruh jamaah haji wajib menyelesaikan ritual melontar jumrah. Mengingat padatnya kondisi di lapangan, Anda sangat rentan mengalami insiden berdesakan hingga kelelahan ekstrem.
Faktanya, tragedi terinjak-injak akibat penumpukan massa sering kali menghantui pikiran para jamaah. Padahal, pemerintah Arab Saudi sudah Membangun infrastruktur pejalan kaki yang sangat modern. Oleh karena itu, mari kita membedah empat tips aman melontar jumrah yang wajib Anda terapkan agar ibadah Anda berjalan lancar tanpa cedera.
1. Tips Aman Melontar Jumrah: Hindari Waktu Afdal yang Terlalu Padat
Pertama-tama, banyak jamaah yang memaksakan diri untuk melempar kerikil tepat pada waktu afdal (sesudah tergelincir matahari di siang hari). Akibatnya, volume manusia menumpuk dan menyebabkan kemacetan parah di terowongan Mina.
Sebagai solusinya, Anda kami sarankan untuk memilih waktu-waktu alternatif yang jauh lebih lengang, seperti malam hari atau dini hari. Langkah ini sangat efektif menurunkan risiko Anda terhimpit di tengah kerumunan dan menjaga stamina Anda dari sengatan panas matahari.
2. Bergerak Rapat Bersama Rombongan Kloter
Selanjutnya, jangan pernah berangkat ke Jamarat seorang diri. Sebaiknya, Anda selalu membentuk barisan yang rapat bersama rekan-rekan satu kloter. Bagi jamaah lanjut usia atau mereka yang fisiknya lemah, pastikan Anda berada di posisi tengah barisan agar terlindungi.
Dengan demikian, tidak ada anggota rombongan yang akan tercecer atau tersesat. Jika rombongan Anda terpaksa terpisah, segera Minggir ke tepi jalan dan jangan pernah berhenti mendadak di tengah arus manusia yang sedang berjalan. (Saran Internal Link: Tautkan ke artikel “Alhamdulillah, Jutaan Jamaah Lewati Fase Puncak Haji 2026!” pada frasa “arus manusia”)
3. Jangan Membawa Tas Ransel Besar
Lebih lanjut, perjalanan berjalan kaki dari tenda menuju area lontar bisa mencapai jarak beberapa kilometer. Maka dari itu, Anda cukup membawa tas selempang kecil yang hanya berisi identitas diri, botol air minum, dan kantong kerikil.
Tolong jangan menggendong tas ransel besar ke area Jamarat. Sebab, barang bawaan yang berlebihan hanya akan membuat Anda cepat lelah dan mengganggu ruang gerak orang lain di sekitar Anda.
4. Patuhi Sepenuhnya Arahan Petugas Keamanan
Terakhir, di sepanjang rute menuju Jamarat, aparat keamanan Arab Saudi terus Mengarahkan arus pergerakan manusia secara sistematis. Mereka akan Membuka atau menutup jalur tertentu demi mengurai kepadatan.
Oleh sebab itu, Anda wajib mematuhi seluruh instruksi mereka dengan disiplin. Jangan pernah mencoba melawan arus jalan pulang yang sudah ditetapkan hanya karena ingin mengambil jalan pintas ke tenda.
Utamakan Keselamatan, Sempurnakan Ibadah
Pada dasarnya, menjaga keselamatan nyawa dan fisik jauh lebih utama. Jika Anda sudah mempersiapkan diri dengan tips aman melontar jumrah ini, rasa was-was di hati pasti akan langsung menghilang.
Bagi Anda yang saat ini belum berkesempatan merasakan syahdunya beribadah di Tanah Suci, Anda bisa mengobati kerinduan tersebut dengan mendaftar ibadah Umrah. Pastikan Anda mempercayakan perjalanan Anda kepada biro travel yang kredibel dan berpengalaman demi ketenangan batin Anda!

