Melaksanakan ibadah umrah di tengah teriknya matahari Arab Saudi pasti membuat Anda membayangkan betapa panasnya pelataran masjid di siang bolong. Biasanya, jamaah yang baru pertama kali datang akan merasa ragu saat harus melepaskan alas kaki mereka.
Namun ajaibnya, saat telapak kaki Anda menyentuh lantai pelataran Masjidil Haram, Anda justru akan merasakan sensasi dingin yang luar biasa sejuk. Bahkan, rasa dingin tersebut tetap awet meskipun suhu udara sedang mencapai 40 derajat Celcius. Oleh karena itu, mari kita mengungkap rahasia besar di balik fenomena lantai Masjidil Haram ini.
1. Mitos Pipa Pendingin Air di Bawah Lantai
Pertama-tama, mari kita meluruskan sebuah mitos lawas yang sangat sering beredar di kalangan jamaah Indonesia. Sering kali, banyak orang berteori bahwa pemerintah Arab Saudi sengaja menanamkan ribuan pipa AC atau saluran air es di bawah ubin masjid.
Faktanya, pihak pengelola Dua Tanah Suci (Reasah Alharmain) sudah berulang kali membantah rumor tersebut. Kenyataannya, secara ilmu arsitektur, sangat mustahil untuk memasang instalasi pendingin sebesar itu di area pelataran terbuka yang dilewati jutaan orang setiap harinya. Dengan demikian, teori AC bawah lantai ini murni hanyalah mitos belaka.
2. Keajaiban Marmer Langka dari Pelosok Yunani
Selanjutnya, jawaban asli dari misteri ini ternyata terletak pada material batu yang pemerintah Saudi gunakan. Alih-alih memakai keramik biasa, mereka secara khusus mendatangkan batu pualam bernama Marmer Thassos.
Menariknya, batuan putih bersih ini tidak bisa Anda temukan di sembarang tempat. Sebab, Marmer Thassos ini hanya bisa mereka tambang dari sebuah pulau kecil bernama Pulau Thassos yang terletak di negara Yunani. Terlebih lagi, pemerintah Arab Saudi rela memborong hasil tambang marmer tersebut secara eksklusif hanya untuk mempercantik area Masjidil Haram.
3. Kemampuan Alami Memantulkan Panas
Lebih lanjut, Anda pasti penasaran mengapa harus jauh-jauh mengimpor batu dari Yunani? Ternyata, Marmer Thassos memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki oleh batuan jenis apa pun di dunia ini.
Jika marmer biasa akan menyerap panas matahari dan membuat lantai menjadi seperti wajan penggorengan, Marmer Thassos justru bekerja sebaliknya. Faktanya, batuan ini mampu memantulkan cahaya dan hawa panas matahari kembali ke udara. Alhasil, suhu pada permukaan lantai akan selalu terjaga kesejukannya, sehingga para jamaah bisa melaksanakan Thawaf dengan sangat nyaman tanpa takut kakinya melepuh.
Ibadah Nyaman Penuh Kekhusyukan
Pada dasarnya, penggunaan marmer langka ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah Saudi dalam memberikan fasilitas terbaik bagi tamu-tamu Allah. Sebab, kenyamanan fisik jamaah akan sangat membantu mereka untuk lebih fokus dalam memanjatkan doa.
Maka dari itu, mari kita mempersiapkan diri Anda untuk membuktikan langsung keajaiban lantai Marmer Thassos ini. Pastikan Anda merencanakan perjalanan ibadah yang aman, nyaman, dan penuh wawasan bersama keluarga besar Adam Internasional Tur & Travel!



