Bagi banyak orang, umrah adalah perjalanan sekali seumur hidup yang dinanti-nantikan. Tentu saja, kita ingin semuanya berjalan sempurna. Namun, sering kali karena terlalu bersemangat, jamaah pemula justru melakukan kesalahan-kesalahan kecil yang bisa mengganggu kekhusyukan ibadah.
Sayang sekali ‘kan, kalau sudah bayar mahal dan terbang jauh, tapi ibadahnya kurang maksimal cuma karena hal sepele?
Berdasarkan pengalaman kami mendampingi ribuan jamaah, Adam Internasional merangkum 5 kesalahan umum yang harus Anda hindari. Yuk, catat!
1. Meremehkan Latihan Fisik (Jalan Kaki)
Ini kesalahan paling sering terjadi. Banyak jamaah berpikir umrah hanya soal doa, padahal umrah adalah ibadah fisik.
Thawaf dan Sa’i membutuhkan stamina yang kuat. Belum lagi jarak dari hotel ke masjid yang harus ditempuh dengan berjalan kaki setiap waktu shalat. Akibatnya, jamaah yang tidak biasa olahraga sering mengalami kaki bengkak atau kram di hari kedua.
Solusi: Mulailah rutin jalan kaki pagi atau jogging ringan minimal 2 minggu sebelum keberangkatan.
2. Terlalu Sibuk dengan Kamera/HP
Mendokumentasikan momen di depan Ka’bah itu boleh-boleh saja. Akan tetapi, jangan sampai HP lebih sering dipegang daripada tasbih.
Sering terjadi, jamaah sibuk live media sosial atau video call saat sedang Thawaf. Hal ini tidak hanya mengganggu konsentrasi diri sendiri, tetapi juga bisa menghambat arus jamaah lain.
Saran Kami: Ambil foto/video secukupnya saat sedang santai atau City Tour. Saat di depan Ka’bah, simpan HP Anda dan fokuslah menatap Baitullah dengan mata hati.
3. “Kalap” Belanja di Awal Kedatangan
Melihat toko oleh-oleh di Madinah memang menggoda. Namun, kesalahan besar jika Anda langsung memborong belanjaan di hari-hari pertama.
Pasalnya, koper Anda akan penuh duluan sebelum perjalanan selesai. Selain itu, Anda akan repot membawa barang bawaan yang berat saat harus pindah kota (dari Madinah ke Makkah atau sebaliknya).
Tips: Tahan nafsu belanja Anda. Fokuslah ibadah dulu, dan luangkan waktu khusus belanja di 2 hari terakhir sebelum kepulangan.
4. Tidak Memakai Identitas Travel (Syal/ID Card)
Di tengah lautan manusia yang memakai baju serba putih, tersesat adalah hal yang sangat mungkin terjadi.
Banyak jamaah merasa risih memakai ID Card atau Syal (Batik) karena alasan fashion atau gerah. Padahal, itulah penanda utama agar Muthawif kami bisa mengenali Anda dari kejauhan. Jika Anda terpisah dari rombongan tanpa identitas, proses pencarian akan menjadi jauh lebih sulit.
Penting: Selalu kalungkan ID Card Adam Internasional ke mana pun Anda pergi keluar hotel.
5. Kurang Minum Air Zamzam
Di Tanah Suci, Anda akan sering merasa tidak haus karena udaranya kering (bukan lembap seperti Indonesia), padahal tubuh sedang dehidrasi.
Akibatnya, banyak jamaah yang jatuh sakit, batuk pilek, atau kulit pecah-pecah karena kurang cairan. Mumpung di sana air Zamzam tersedia melimpah dan gratis di setiap sudut masjid, manfaatkanlah sebaik mungkin.
Anjuran: Minumlah air Zamzam setiap kali selesai shalat, meskipun tidak merasa haus. Niatkan sebagai obat dan penambah stamina.
Umrah Aman & Nyaman Bersama Pembimbing Profesional
Menghindari kesalahan di atas memang butuh persiapan. Oleh karena itu, peran Travel dan Muthawif sangatlah krusial.
Di Adam Internasional, kami tidak hanya mengurus tiket dan hotel. Tim pembimbing kami akan mengingatkan, mengarahkan, dan menjaga Anda sejak dari manasik hingga kembali ke Tanah Air. Kami memastikan Anda bisa fokus beribadah tanpa rasa was-was.
Jadi, jangan ragu untuk mempercayakan perjalanan spiritual Anda bersama kami.
Tunggu apa lagi? Yuk chat admin sekarang.
Kantor Pusat Adam Internasional
Grand Galaxy City RSA-2 No.15-17, Bekasi, Jawa Barat
Hotline: Customer Service
Website: AdamInternasional.id
Adam Internasional, Jalan Menuju Baitullah.





