Perut keroncongan setelah selesai tawaf atau sai adalah hal yang sangat wajar. Biasanya, jemaah Indonesia akan langsung berburu ayam goreng tepung untuk mengisi perut. Namun, antrean yang mengular sering kali membuat rasa lapar semakin menyiksa.
Nah, buat kamu yang malas membuang waktu mengantre, Tanah Suci punya hidden gem kuliner yang wajib banget dicoba. Nama restorannya adalah Ayam Al Tazaj Mekkah. Restoran ini menyajikan ayam panggang khas Timur Tengah yang kelezatannya sering bikin jemaah langsung repeat order.
Kira-kira apa sih yang bikin ayam panggang ini beda dari yang lain? Yuk, kita bedah rahasia kelezatannya!
Bukan Sekadar Ayam Panggang Biasa
Begitu kamu melangkah masuk ke restorannya, aroma rempah yang terbakar pasti langsung menusuk hidung. Restoran ini sama sekali tidak memakai ayam potong biasa. Sang koki hanya memilih ayam muda yang baru berusia maksimal tiga minggu. Pemilihan bahan baku ini sangat berpengaruh pada tekstur akhir hidangan. Daging ayam muda terbukti jauh lebih empuk dan juicy. Bumbu rahasia warisan Suku Badui Arab juga bisa meresap sempurna hingga ke bagian tulang terdalam. Perpaduan tomat segar, bawang putih, dan perasan jeruk lemon menciptakan rasa asam gurih yang luar biasa nagih.
Makan Enak Tanpa Takut Kolesterol Naik
Kabar baiknya, kamu tidak perlu merasa bersalah setelah menyantap porsi besar Ayam Al Tazaj Mekkah. Berbeda dengan kompetitornya yang digoreng krispi, menu andalan di sini dimasak dengan teknik panggangan berputar di atas bara arang. Kenyataannya, proses pemanggangan ini sama sekali tidak menggunakan tambahan minyak goreng. Suhu panas dari bara arang justru membantu meluruhkan lemak jahat pada kulit ayam. Hasilnya, kamu bisa menikmati santapan berprotein tinggi yang jauh lebih sehat dan aman bagi kadar kolesterol.
Sajian Pelengkap yang Bikin Kenyang Maksimal
Tentu saja, makan ayam panggang rasanya kurang pas kalau tanpa karbohidrat. Restoran ini sangat paham dengan porsi makan jemaah yang butuh banyak energi. Kamu akan mendapatkan paket lengkap berisi ayam, pilihan nasi Mandhi yang harum, atau roti gandum khas Arab. Selain itu, jangan lupa untuk mencocol potongan ayam ke dalam saus garlic mayo (saus bawang putih) andalan mereka. Rasa saus yang creamy bercampur dengan daging ayam yang gurih dijamin membuat kamu gagal diet.
Bebas Eksplorasi Kuliner Selama Umrah
Mencicipi aneka kuliner lokal memang menjadi salah satu bumbu penyedap dalam perjalanan spiritual kita. Agar kamu punya banyak waktu luang untuk kulineran santai, manajemen waktu perjalanan tentu harus sangat rapi. Oleh karena itu, serahkan seluruh urusan logistik dan itinerary kamu kepada tim Adam Internasional. Kami selalu mengatur jadwal jemaah sedemikian rupa agar ibadah tetap khusyuk, namun waktu istirahat dan makan juga tetap terjamin kualitasnya. Selamat mencoba sensasi ayam panggang legendaris ini saat ke Tanah Suci nanti!





