Bosan Menu Hotel? Cicipi 4 Kuliner Legendaris Mekah dan Madinah Ini Saat Umrah

Berbagai hidangan lezat rekomendasi wisata kuliner Makkah dan Madinah.

Selama berada di Tanah Suci, pihak travel biasanya sudah menyediakan fasilitas katering harian dengan menu khas nusantara. Namun, jika Anda berada di Arab Saudi selama berminggu-minggu, Anda mungkin akan sesekali merasakan kebosanan terhadap menu hotel. Sebagai selingan yang menyenangkan, Anda wajib menjajal kekayaan kuliner Mekah dan Madinah langsung dari kedai-kedai lokal.

Faktanya, menjajal makanan lokal akan memberikan pengalaman budaya yang sangat berkesan. Oleh karena itu, mari kita membedah empat rekomendasi makanan legendaris di sekitar Masjidil Haram dan Nabawi yang wajib Anda cicipi sehabis shalat berjamaah!

1. Kuliner Mekah dan Madinah Paling Ikonik: Ayam Al Baik

Pertama-tama, primadona jajanan yang tidak pernah sepi peminat adalah ayam goreng tepung Al Baik. Meskipun sekilas terlihat seperti ayam crispy pada umumnya, bumbu rempah rahasianya benar-benar meresap hingga ke dalam daging.

Biasanya, satu porsi makanan ini sudah dilengkapi dengan kentang goreng, roti bun, dan saus bawang putih (garlic sauce) yang sangat lezat. Oleh sebab itu, Anda harus menyiapkan kesabaran ekstra untuk mengantre, karena kedai ini selalu diserbu jamaah dari berbagai negara seusai shalat fardu.

2. Shawarma Daging Spesial Pinggir Jalan

Selanjutnya, saat Anda berjalan-jalan menikmati udara malam di sekitar pelataran masjid, Anda pasti akan menemukan banyak pedagang Shawarma. Camilan khas Timur Tengah ini berisi irisan daging ayam atau sapi panggang yang digulung rapi menggunakan roti pita tipis.

Selain itu, penjual biasanya menambahkan potongan kentang, acar sayur, dan lelehan saus mayones di dalamnya. Menikmati satu gulung Shawarma hangat sembari memandangi menara masjid yang bercahaya pasti akan membuat suasana hati Anda menjadi sangat tenang.

3. Porsi Jumbo Nasi Mandhi dan Kabsah

Lebih lanjut, jika Anda ingin makan besar, Anda wajib mengunjungi restoran yang menyajikan Nasi Mandhi atau Nasi Kabsah. Hidangan nasi basmati yang kaya akan rempah kapulaga dan cengkeh ini biasanya disajikan bersama potongan daging kambing muda yang sangat empuk.

Kenyataannya, porsi makanan di restoran Arab sangatlah besar. Maka dari itu, Anda sangat kami sarankan untuk mengajak teman sekamar atau anggota rombongan agar bisa patungan dan menyantap hidangan tersebut bersama-sama dalam satu nampan besar.

4. Camilan Malam Gurih: Mutabbaq

Terakhir, sebagai makanan penutup yang gurih, Anda bisa membeli seporsi Mutabbaq. Bagi lidah orang Indonesia, makanan ini sangat menyerupai martabak telur. Sebab, adonan kulit tipisnya membungkus isian daging cincang, telur, dan daun bawang.

Akan tetapi, bumbu kari yang ditambahkan ke dalam isiannya memberikan aroma Timur Tengah yang sangat khas. Dengan demikian, camilan ini sangat cocok Anda bawa ke kamar hotel untuk Anda nikmati bersama seduhan teh hangat.

Ibadah Khusyuk, Perut Pun Kenyang

Pada dasarnya, berwisata kuliner di sekitar masjid adalah hiburan ringan yang bisa mengusir rasa penat setelah seharian mengerjakan rangkaian ibadah tawaf dan sai. Jika fisik dan pikiran Anda bahagia, ibadah pun akan terasa lebih ringan.

Bagi Anda yang menginginkan pengalaman Umrah dengan fasilitas hotel premium yang dekat dengan pusat kuliner, Adam Internasional Tur & Travel adalah jawabannya. Tim kami selalu memilihkan akomodasi strategis agar Anda bebas Mengeksplorasi keindahan dan kelezatan Tanah Suci. Segera hubungi kami untuk pendaftaran Umrah musim ini!

Bagikan Artikel

Artikel Menarik Lainnya